puisi buat ibu

=IBU=
karya: Fikri Jufri Renaissance (mahasiswa KPI IAIN syekh nurjati cirebon semester 3)
siapakah gerangan perempuan baik ini??
tiap hari aku kencingi, engkau tidak marah…
tiap hari aku menangis, engkau tenangkan ku..
siapakah gerangan perempuan mulia ini??
aku tak tahu??
yang ku tahu, dia sangat berarti untuk ku…
saat ku marah, dengan sabar kau redakan ku..
saat ku sakit, dengan sabar kau rawat aku..
saat ku jatuh, dengan kasih kau topang aku..
siapakah gerangan malaikat cantik ini??
Kini, aku tahu siapa engkau,,,
Tapi setelah aku tahu, aku merasa malu.
ibu
begitu basar nan indah
mahlegai cinta yang kau berikan
begitu suci kasih yang tlah kau ciptakan
ibu
aku malu…..pada mu
begitu besar pengorbanan mu
untuk ku………
namun ku tak bisa membalas nya
ibu
tlah kau luangkan begitu banyak waktu
hanya tuk menjaga ku
tlah kau tanggalkan kepentingan mu
hanya tuk mengurusku
ibu.
remuk hati ini……melihat mu menangis
hancur raga ini melihatmu terluka
mati raga ini bila kau tiada
ibu
senyumanmu…adalah surga bagi ku
tawa mu damaikan hidupku
kebahagianmu adalah kesempurnaan hidupku
tapi
tangismu…..neraka hidupku
derita mu…..matikan jalanku
matimu…..hancurkan hidup ku
ibu
aku takut
takut kehilangan perhatian, kasih sayang dari mu..
kini saat perpisahan pun tiba..
kau telah terbujur kaku.
Kain kafan telah menyelimutimu…
Dunia seakan runtuh menimpaku..
Ya Tuhan, kenapa kau ambil Dia dari ku..
Apa kau benci padaku, apa kau marah padaku Tuhan ???
Kalau kau memang marah padaku, cabut saja nyawaku..
Kenapa mesti dia…..
Tuhan, aku memang tidak bisa mengubah keputusanmu….
Tapi tuhan, aku masih belum bisa membalas jasanya..
Kenapa kau ambil secepat ini…
Apa yang harus ku lakukan??
Aku tahu, yg harus kulakukan adalah pergi menyusulnya..
Tidak-tidak, ibu pasti marah padaku jika aku melakukannya..
Aku tahu, jika aku menjadi anak yang baik dan sholeh
Ibu pasti senang padaku
Jika aku menjadi pemimpin yang bijak
Ibu pasti bangga padaku..
Baiklah ibu, aku berjanji akan wujudkan angan mu..
Aku berjanji..

Tentang renaissance1992

orang simpel yg sedikit pendendam
Pos ini dipublikasikan di puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s